Posts

Showing posts from November, 2016

SIG - Output SIG

Image
Output pada SIG Peta / Maps Kartografis Non Kartografis Multimedia Spasial Peta (Maps) Peta adalah gambaran atau lukisan yang menampilkan keseluruhan bentuk fisik permukaan bumi suatu wilayah. Elemen kunci atau dasar peta Frame referensi Proyeksi yang digunakan Fitur yang dipetakan Tingkat generalisasi Anotasi yang digunakan Penggunaan simbolisasi Contoh peta: Kartografis Kartografis adalah mengumpulkan dan menganalisa data dari lapangan yang berupa unsur-unsur permukaan bumi dan menyajikan unsur-unsur tersebut secara grafis dengan skala tertentu sehingga unsur-unsur tersebut dapat terlihat jelas, mudah dimengerti dan dipahami. contoh kartografis: Non Kartografis Output pada non kartografis merupakan output yang berupa table dan chart.  Contoh Non Kartografis: Multimedia Spasial Multimedia Spasial merupakan sebuah peta kartografis yang dilengkapi dengan elemen multimedia. Terdapat beberapa SIG menawarkan fasilitas untuk

SIG - Pemodelan Analitis dalam SIG

Image
Klasifikasi Proses Model Natural and Scale Analogue Model (Model Analog Alami) , yaitu model  yang menggunakan peristiwa aktual atau obyek dunia nyata sebagai dasar untuk konstruksi model. Conceptual Process Model (Model Konseptual) , yaitu model yang dinyatakan dalam bentuk verbal atau grafis dan untuk menjelaskan dalam kata-kata atau gambar interaksi kuantitatif dan kualitatif antara fitur dunia nyata.  Mathematical Process Model (Model Matematika) , yaitu model yang menggunakan berbagai teknik termasuk metode deterministik, stokastik dan optimasi. Proses Pemodelan Fisik dan Lingkungan Terdapat 3 contoh pemodelan fisik dan lingkungan menurut Heywood dkk (2006), yaitu: Pemodelan perhitungan gas buang (emisi). Pemodelan kebakaran hutan Penurunan variable penentuan daerah aliran sungai menggunakan data Digital Elevation Model. Proses Pemodelan Manusia (Perilaku Manusia) Terdapat 2 model utama dalam pemodelan perilaku manusia, yaitu: Model Interaksi Spasial , yait

SIG - Analisa Spasial Menggunakan Software SIG

Arc GIS Arc GIS adalah sebuah software yang digunakan untuk membuat dan menggunakan maps, mengkompilasi data geografis, menganalisa informasi yang dipetakan, dan membagikan serta menemukan informasi geografis. Software ini menggunakan peta dan informasi geografis dalam berbagai aplikasi dan mengelola informasi geografi dalam suatu database. QGIS QGIS, dahulu Quantum GIS merupakan sebuah aplikasi SIG desktop yang cross-platform free dan open-source, yang menyediakan kemampuan untuk melihat data, mengedit, dan menganalisa. Software ini memungkinkan pengguna untuk membuat maps dengan banyak layer menggunakan proyeksi map yang berbeda. Geoprocessing Toolbar (ArcToolBox) Geoprocessing Toolbar (ArcToolBox) merupakan tools yang digunakan untuk analisa spasial yang memungkinkan pengguna untuk mengotomatiskan tugas-tugas SIG dan mengerjakan analissa dan pemodelan spasial. Analisa Spasial Dasar Buffer Overlay -  Intersect Overlay - Union Analisa Spasial Advance Anal

SIG - Analisa Spasial

Image
Metode Analisa Spasial Measurement Reclassification Buffering and Neighborhood Function Integrating Data/Map Overlay Measurement (Pengukuran) Pengukuran merupakan metode yang digunakan untuk menghitung jumlah dari point, panjang dari line, dan luas (area) atau keliling (perimeter) dari polygon.  Jenis Measurement (Pengukuran) Raster GIS Measurement Vector GIS Measurement Raster GIS Measurement 1. Pythagorean Distance / Euclidean Distance Menghitung panjang atau jarak antara dua titik menggunakan rumus pythagoras. 2. Manhattan Distance Menghitung panjang atau jarak antara dua titik dengan menghitung jumlab sel yang dilalui oleh garis tersebut. 3. Proximity Distance Menghitung panjang atau jarak antara dua titik dengan perkiraan. Proximity mirip dengan pythagorean, tetapi diterapkan pada setiap pixel.  4. Perimeter and Area Menghitung keliling (perimeter) dan luas (area) dari sebuah polygon dengan menggunakan rumus geometri dengan satuan

SIG - Pemodelan Data Spasial

Image
Model data SIG dibagi menjadi 2 bagian, yaitu: Model of Spatial Form , yaitu model yang menggambarkan struktur dan distribusi fitur dalam ruang geografis. Model of Spatial Process , yaitu model yang menggambarkan interaksi antara fitur. Tahapan membuat Model Data SIG Mengidentifikasi fitur spasial dari dunia nyata Menggambarkan model konseptual Memilih struktur data spasial yang sesuai Model Data Spasial Dalam SIG, komputer memerlukan instruksi yang tidak ambigu untuk mengubah data mengenai entitas spasial menjadi representasi grafis.  Cara Komputer Menangani dan Menampilkan Entitas Spasial 1. Model Data Spasial Vektor , menggunakan koordinat kartesian 2D untuk menyimpan bentuk entitas spasial. Point digambarkan dengan sepasang koordinat. Line dan polygon digambarkan dengan menghubungkan serangkaian point menjadi rantai dan polygon. 2. Model Data Spasial Raster , menggunakan setiap cell sebagai blok bangunan untuk membuat gambara dari entitas line, point, dan p

SIG - Data Spasial

Image
Data adalah sekumpulan fakta seperti angka, kata/kalimat, ukuran, observasi, atau deskripsi mengenai sesuatu. Dimana data akan diproses menjadi sebuah informasi. Data Spasial adalah data yang mengacu pada posisi, objek, dan hubungan di antaranya dalam ruang bumi. Selain itu, data spasial dapat juga diartikan sebagai deskripsi mengenai sebuah objek fisikal yang dapat direpresentasikan oleh nilai numerik dalam sistem koordinat geografis. Karakteristik Data Spasial Memiliki Lokasi Memiliki Ukuran/Size Memiliki Bentuk/Shape Suatu data spasial harus memiliki ketiga karakteristik tersebut. Jika suatu data tidak memiliki minimal salah satu diantaranya, maka data tersebut tidak dapat dikatakan sebagai data spasial. Dimensi Data Spasial Temporal/waktu , yaitu dimensi waktu seperti jam, hari, tanggal, bulan, dsb. Contoh: peta kejadian longsor pada tahun 2016, dsb. Tematik/tema , yaitu dimensi topik. Contoh: Peta Tanah, Peta Populasi Penduduk, dsb. Spasial , yaitu dimens

SIG - Dasar Sistem Informasi Geografis

Image
Sistem Informasi Geografis (SIG) adalah sebuah sistem informasi berbasis geografis yang dirancang untuk menangkap, menyimpan, memanipulasi, menganalisa, mengatur dan menampilkan seluruh jenis data geografis. Seperti sistem informasi pada umumnya, SIG terdiri dari  Input, seperti data spasial/data geografis Proses, seperti analisa spasial/manajemen data Output, seperti informasi geografis Konsep Dunia Nyata (Real-World) Konsep Dunia Nyata adalah sebuah cara bagaimana SIG mengubah realitas fisik sebuah dunia menggunakan model menjadi sebuah sistem informasi geografis yang dapat disimpan, dimanipulasi, diproses, dan dipresentasikan. Dengan kata lain, konsep dunia nyata merupakan suatu cara mengubah realitas dunia nyata menjadi konsep komputer yang terbatas. Tahapan Konsep Real World Physical Reality merupakan tahapan menganalisa dunia nyata yang akan dibuat menjadi SIG. Real World Model merupakan tahapan mengubah objek-objek yang ada di dunia nyata menjadi